Peringatan Donald Trump ke Sejumlah Negara Usai Penangkapan Maduro
Setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan AS, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada sejumlah negara, termasuk Greenland, Kolombia, Kuba, Meksiko, dan Iran. Trump menegaskan ambisinya memperkuat dominasi AS, terutama di Belahan Barat, dengan alasan keamanan nasional dan ekonomi.
- Greenland: Trump kembali menyatakan ingin menguasai Greenland karena dianggap strategis secara militer. Pemerintah Greenland dan Denmark menolak keras pernyataan tersebut dan menegaskan bahwa Greenland adalah negara demokratis yang tidak bisa dicaplok.
- Kolombia: Trump menuding Presiden Gustavo Petro terkait perdagangan narkoba dan mengisyaratkan kemungkinan operasi AS. Petro membantah keras dan menyatakan siap membela negaranya.
- Kuba: Trump menilai Kuba berada di ambang kejatuhan karena krisis ekonomi. Pejabat AS memperingatkan rezim Kuba, sementara Presiden Kuba menyatakan siap melawan tekanan AS.
- Meksiko: Trump menuduh Meksiko gagal menanggulangi kartel narkoba dan menawarkan bantuan militer. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menolak intervensi asing dan menegaskan kerja sama tanpa campur tangan militer.
- Iran: Trump mengancam akan menyerang jika Iran membunuh demonstran atau membangun kembali program nuklirnya. Pemimpin Iran Ayatollah Khamenei menolak ancaman tersebut dan menegaskan perlawanan terhadap AS.
Secara keseluruhan, pernyataan Trump meningkatkan ketegangan geopolitik global, terutama terkait kedaulatan negara, intervensi militer, dan pengaruh Amerika Serikat di berbagai kawasan dunia.
