DPR dan Pemerintah Targetkan Pemulihan Pascabanjir Sumatra Tuntas Sebelum Lebaran
Rapat koordinasi antara Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas Percepatan Pemerintah menghasilkan tiga kesimpulan utama terkait penanganan pascabanjir di wilayah Sumatra. Salah satu target utama yang disepakati adalah roda pemerintahan di daerah terdampak kembali berjalan normal sebelum bulan Ramadan.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa Satgas pemerintah bersama Satgas DPR menargetkan seluruh daerah terdampak di Sumatra dapat kembali berfungsi secara bertahap sebelum puasa, serta diupayakan tertangani maksimal sebelum Lebaran.
“Satgas pemerintah dan Satgas DPR menargetkan sebelum puasa, roda pemerintahan di seluruh daerah di Sumatra yang terdampak sudah dapat berjalan normal. Seluruh wilayah terdampak juga diharapkan telah tersentuh penanganan secara bertahap dan dimaksimalkan agar dapat selesai tertanggulangi sebelum Lebaran,” ujar Dasco saat menutup rapat, Sabtu (10/1/2026).
Selain itu, rapat menyepakati bahwa pemulihan pascabencana Sumatra akan dilaksanakan oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dibentuk pemerintah. Satgas tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
“Per tanggal 10 Januari, pemulihan pascabencana Sumatra dilaksanakan oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dibentuk pemerintah dan dipimpin oleh Bapak Tito Karnavian,” kata Dasco.
Rehabilitasi Terintegrasi Skala Nasional
Kesimpulan lainnya, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra akan dilakukan secara terintegrasi dan berskala nasional, dengan melibatkan seluruh kementerian dan lembaga terkait.
“Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra dilakukan dalam skala nasional dan terintegrasi, melibatkan seluruh kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, untuk melakukan percepatan-percepatan yang dianggap perlu,” tutup Dasco.
