Pemerintah Siapkan Pemangkasan Anggaran Kementerian, Fokus pada Program Tak Prioritas
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menetapkan langsung besaran pemotongan anggaran belanja kementerian dan lembaga sebagai bagian dari upaya efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Purbaya mengungkapkan bahwa sebelumnya pemerintah telah meminta masing-masing kementerian untuk melakukan penghematan secara mandiri. Namun, hasilnya tidak sesuai harapan karena justru banyak yang mengusulkan kenaikan anggaran.
Karena itu, Kementerian Keuangan kini akan mengambil alih dengan menentukan persentase pemangkasan secara langsung, sementara kementerian terkait diminta menyesuaikan struktur anggarannya.
Dalam proses efisiensi ini, pemerintah akan meninjau berbagai komponen belanja yang dinilai bisa ditunda. Prioritas penghematan akan diarahkan pada program yang dampaknya minim atau berjalan lambat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Purbaya mencontohkan bahwa kegiatan operasional yang tidak mendesak, seperti rapat-rapat yang kurang produktif, berpotensi untuk ditunda demi menghemat pengeluaran negara.
Selain itu, muncul pula wacana pemotongan gaji pejabat tinggi, termasuk menteri dan wakil menteri. Purbaya menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut sebagai bentuk solidaritas dalam penghematan anggaran negara.
Kebijakan ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Sebelumnya, Airlangga menyampaikan bahwa koordinasi lintas kementerian telah dilakukan untuk merumuskan langkah teknis penghematan. Pemerintah juga tengah mengkaji berbagai skema operasional baru, termasuk kemungkinan penerapan sistem kerja work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas fiskal sekaligus memastikan penggunaan anggaran negara lebih efektif di tengah tekanan global.
