Wakil Kepala Menteri Maharashtra Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Sewaan
Wakil Kepala Menteri negara bagian Maharashtra, Ajit Pawar, meninggal dunia pada Rabu setelah pesawat sewaan yang ditumpanginya jatuh dan terbakar. Dalam kecelakaan tersebut, empat orang lainnya juga tewas, menurut keterangan regulator penerbangan India.
Ajit Pawar, yang berasal dari keluarga politik terkemuka di India, tengah melakukan perjalanan ke daerah asalnya untuk berkampanye dalam pemilihan badan pemerintahan lokal, demikian dilaporkan media setempat.
Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil menyatakan bahwa pesawat jenis Learjet 45 yang dioperasikan oleh VSR Ventures membawa Pawar, dua stafnya, serta dua awak pesawat. Seluruh penumpang dan awak dipastikan meninggal dunia.
“Tidak ada seorang pun di dalam pesawat yang selamat,” ujar otoritas penerbangan dalam pernyataan awal.
Direktur VSR Ventures, VK Singh, mengatakan kepada penyiar India Today bahwa pesawat jatuh saat hendak mendekati kota Baramati. Hingga kini, penyebab kecelakaan masih belum diketahui.
“Pesawat tersebut dalam kondisi 100 persen aman dan awaknya cukup berpengalaman,” kata Singh.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan puing-puing pesawat terbakar dan asap hitam mengepul di area lapangan terbuka. Seorang saksi mata kepada kantor berita ANI mengatakan pesawat sempat terbakar sebelum terjadi beberapa ledakan.
“Awalnya pesawat itu terbakar, lalu terjadi empat atau lima ledakan,” ujar saksi tersebut, seraya menambahkan bahwa kobaran api yang besar membuat upaya penyelamatan tidak mungkin dilakukan.
Ajit Pawar merupakan tokoh politik yang mendukung Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi di pemerintahan negara bagian. Ia memimpin faksi yang memisahkan diri dari Partai Kongres Nasionalis oposisi pada tahun 2023.
Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan duka cita melalui akun media sosial X. “Kematian Ajit Pawar sungguh mengejutkan dan menyedihkan,” tulis Modi.
Media melaporkan pesawat yang ditumpangi Pawar berangkat dari Mumbai dan berusaha melakukan pendaratan darurat di Baramati, sekitar 250 kilometer dari ibu kota keuangan India, lokasi kampanye yang telah dijadwalkan.
